Panduan komprehensif untuk menikmati hasil bumi Indonesia sambil menjaga kadar gula darah tetap optimal.
Pelajari Lebih Lanjut
Banyak kesalahpahaman tentang buah dan diabetes. Fruktosa dalam buah utuh diproses berbeda oleh hati dibandingkan sirup jagung fruktosa tinggi yang ada dalam minuman kemasan.
Situs ini didedikasikan untuk memberikan edukasi tentang profil nutrisi buah-buahan lokal Indonesia. Kami membantu Anda membedakan mana yang merupakan "superfood" untuk gula darah dan mana yang perlu dikonsumsi dengan hati-hati.
RIHAYUGI Education Series
Pengetahuan adalah pertahanan terbaik melawan penyakit metabolik. Pelajari cara tubuh merespons makanan.
Mengklasifikasikan buah berdasarkan kecepatan mereka menaikkan gula darah.
Memprioritaskan buah utuh daripada olahan untuk memaksimalkan asupan serat.
Mengintegrasikan konsumsi buah dengan rutinitas olahraga untuk pembakaran energi.
Statistik diabetes di Indonesia terus meningkat. Salah satu cara termudah untuk melindungi diri Anda dan keluarga adalah dengan memahami apa yang Anda makan.
Kami tidak menawarkan obat ajaib. Kami menawarkan data, riset, dan panduan praktis tentang bagaimana mengintegrasikan buah-buahan lezat seperti Manggis, Markisa, dan Belimbing ke dalam diet sehat yang seimbang.
Bergabunglah dengan komunitas yang peduli akan kesehatan preventif.
Hubungi Tim Kami"Panduan yang sangat logis dan berbasis data. Tidak menakut-nakuti."
Dr. Irwan S.
"Saya bisa makan buah lagi tanpa rasa was-was setelah membaca ini."
Ibu Ratna
"Desain web yang bersih dan informasi yang to-the-point."
Andi K.
"Sangat membantu untuk menyusun menu diet orang tua saya."
Maya D.
Kirimkan pertanyaan Anda mengenai konten edukasi kami atau permintaan kerjasama.
Jl. Tunjungan No. 45, Genteng, Surabaya, Jawa Timur 60275, Indonesia
hello (at) rihayugi.com
+62 31 502 9981
Tidak. Semua konten di sini bersifat informatif dan edukatif. Untuk kondisi medis spesifik, harap konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi Anda.
Buah lokal dipanen saat matang pohon sehingga nutrisinya maksimal, dan tidak memerlukan pengawet untuk perjalanan panjang seperti buah impor.
Berbeda dengan Indeks Glikemik yang mengukur kualitas karbohidrat, Beban Glikemik memperhitungkan jumlah karbohidrat dalam satu porsi makan. Ini ukuran yang lebih akurat untuk kehidupan nyata.